KARAKTERISTIK SAMADHI Ketika pikiran terserap seluruhnya pada satu objek meditasi, hal itu disebut Samadhi. Pikiran mengidentifikasi dirinya dengan objek meditasi. Dalam Samadhi, tidak ada Dhyana maupun Dhyata (baik meditasi maupun meditator). Yang bermeditasi dan yang bermeditasi, yang berpikir dan yang berpikir, yang beribadah dan yang dipuja menjadi satu atau identik. Triputi (tiga serangkai) lenyap. Pikiran kehilangan kesadarannya sendiri dan menjadi identik dengan objek meditasi. Meditator telah melenyapkan kepribadiannya ke dalam lautan Tuhan, tenggelam dan terlupakan di sana hingga ia hanya menjadi alat Tuhan. Ketika mulutnya terbuka, ia mengucapkan firman Tuhan tanpa usaha atau pemikiran sebelumnya melalui intuisi langsung dan, ketika dia mengangkat tangannya, Tuhan kembali mengalir melalui mulutnya untuk melakukan mukjizat. Dalam Samadhi, tidak ada penglihatan dan pendengaran. Tidak ada kesadaran fisik maupun mental. Yang ada hanyalah kesadaran spiritual. Hanya ada Keberadaa...